Home Berita Wilayah Berikut Pemenang Lomba Tik-Tok HUT PPNI ke-48 Tingkat DPW PPNI NTT

Berikut Pemenang Lomba Tik-Tok HUT PPNI ke-48 Tingkat DPW PPNI NTT

0
207

Pemenang lomba video kreatif “Tik-Tok” dalam rangka memeriahkan HUT PPNI ke-48 tingkat DPW PPNI NTT akhirnya diumumkan pada hari Selasa (30/03/2022) sore pukul 18.00 di Graha PPNI. Penyampaian hasil lomba tersebut dilakukan berbarengan dengan rapat evaluasi kegiatan HUT secara keseluruhan.

Ketua panitia pelaksana, Bapak Agustinus Ara, S.Kep.,Ns, M.Kep, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim panitia yang terlibat secara aktif, sehingga kegiatannya bisa berjalan dengan lancar dan terbilang sukses.

“Memang ada beberapa hal yang perlu kita evaluasi bersama,” kata Wakil Ketua Bidang Pelayanan DPW PPNI NTT yang biasa disapa Pak Agus itu, “semoga ini menjadi pembelajaran yang baik untuk kita, sehingga bisa terus mengembangkan kemampuan diri, maupun organisasi profesi secara umum.” Pada kesempatan itu, Pak Agus melaporkan kembali secara ringkas apa yang telah dilakukan oleh panitia.

Pertama, panitia bersama pengurus DPW PPNI NTT mengeluarkan surat edaran ke tingkat DPD PPNI Kota/Kabupater se-NTT untuk melaksanakan kegiatan HUT PPNI ke-48 secara serempak. Berdasarkan laporan dari berbagai daerah, sebagian besar telah melakukannya dengan baik.

Kedua, kegiatan tingkat DPW PPNI NTT berupa penyuluhan dan pelaksanaan vaksinasi COVID-19, khususnya dosis ke-3 atau booster. Kegiatan ini sudah berjalan dengan baik pada hari Kamis, 17 Maret 2022 yang terpusat di Graha PPNI NTT; di Jl. Nekafmese Sungkaen Naimata, Kota Kupang.

Ketiga, panitia juga memberi ruang kreativitas bagi perawat NTT dengan menggelar lomba video edukatif dengan media Tik-Tok. Konten video dalam perlombaaan tersebut berupa edukasi vaksinasi COVID-19 yang dikemas secara kreatif dan tetap mengikuti tema umum kegiatan HUT PPNI ke-48, “Perawat Bersama Rakyat, Menuju Bangsa Sehat, Bebas dari COVID-19.”

Khusus perlombaan Tik-Tok tersebut, Pak Agus mengakui alokasi waktunya kurang maksimal, sehingga partisipasi perawat belum begitu banyak. Namun demikian, dari beberapa video yang masuk ke panitia, video-video tersebut dianggap bagus untuk dijadikan media promosi kesehatan sesuai tren penggunaan teknologi saat ini.

Lebih lanjut Pak Agus menjelaskan, video hasil lomba tersebut dinilai tim juri dengan beberapa kriteria seperti kesesuaian dengan tema, orisinalitas, kekuatan pesan, kualitas video, kreativitas, dan keserasian dengan musik latar. Adapun tim juri terdiri dari Agustinus Ara, S. Kep. Ns. M. Kes; Reynaldis Gerans, S. Kep. Ns. M. Kep. Sp. MB; Nancy I Dida, S. Kep, Ns. M. Kep. Sp. MB; Saverinus Suhardin, S. Kep. Ns. M. Kep; dan Eston Lonakoni, S. Kep. Ns.

“Kita sudah dapat dua pemenangnya, juara utama dan juara favorit,” kata Pak Agus lebih lanjut, “tapi nanti di akhir baru kita umumkan.”

Selanjutnya Pak Agus membeberkan keunggulan sekaligus kelemahan masing-masing seksi dalam pelaksanaan HUT PPNI ke-48 tingkat DPW PPNI NTT kemarin. Kemudian dilanjutkan dengan diskusi atau tanggapan dari para anggota panitia yang hadir.

Setelah diskusi berakhir, Bapak Aemilianus Mau, S.Kep.,Ns, M.Kep selaku Ketua DPW PPNI NTT yang sempat hadir pada saat itu menyampaikan apresiasi kepada ketua dan seluruh panitia telah menyukseskan pelaksanaan HUT PPNI ke-48.

“Kali ini kita percayakan pada Bidang Pelayanan untuk urus semuanya, dan hasilnya sangat baik,” puji Kandidat Doktok Keperawatan yang biasa disapa Pak Willy tersebut. “Selanjutnya nanti seperti ini, kalau ada kegiatan, kita langsung delegasikan pada wakil ketua bidang, sesuai dengan kegiatannya.”

Menurut Pak Willy, pelaksanaan organisasi profesi seperti PPNI saat ini harus menggunakan ilmu manajemen. Selain itu, ada juga AD/ART maupun peraturan organisasi yang memberi petunjuk bagi semua pengurus dan anggota. “Setiap orang ditempatkan pada posisi yang sesuai, sehingga bisa bekerja secara maksimal,” pungkasnya.

Rapat evalusi tersebut diakhiri dengan pengumuman hasil lomba video Tik-Tok sekaligus penyerahan hadiah kepada perwakilan pemenang. Dari sekian banyak video yang masuk, panitia memutuskan pemenang berdasarkan penilaian dewan juri.

Pemenang utama diraih oleh tim perawat RS Bhayangkara, Kupang dengan perolehan nilai 86,80. Sedangkan pemenang favorit  jatuh kepada RS Kartini, Kupang dengan nilai 86, 68. Setelah diumumkan, Ketua DPW PPNI NTT yang didampingi ketua panitia kegiatan langsung memberikan hadiah kepada perwakilan pemenang lomba.

Saverinus Suhardin (Infokom DPW PPNI NTT)