Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Sumba Tengah memperingati HUT PPNI ke-52 yang puncaknya dirayakan pada 17 Maret 2026 mendatang dengan menggelar aksi nyata berupa Bakti Sosial (Baksos) pelayanan kesehatan di Desa Ole Ate.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (19/02/2026) di Kantor Desa Ole Ate, Kec. Mamboro, Kab. Sumba Tengah, Provinsi NTT ini menjadi wujud komitmen perawat untuk terus hadir, mengabdi, dan mendekatkan akses kesehatan bagi masyarakat di wilayah pelosok.
Kegiatan yang dihadiri oleh pengurus DPD PPNI Sumba Tengah, Kepala Desa Ole Ate bersama sejumlah masyarakat setempat itu diawali dengan seremonial pembukaan sesuai protokol organisasi PPNI.

Ketua DPD PPNI Kabupaten Sumba Tengah, Adrian Rambu Juni Rana, S.Kep., Ns., dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran profesi perawat di tengah masyarakat adalah bentuk nyata kepedulian terhadap kemanusiaan.
“Langkah turun ke desa ini kita lakukan untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan, yang pada akhirnya akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat Sumba Tengah secara keseluruhan,” ungkap Adrian.
Inisiatif jemput bola dari PPNI ini disambut antusias oleh pemerintah desa setempat. Kepala Desa Ole Ate, Piter Alexander Bolo, S.Pi., menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan kesungguhan tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan profesional di desanya.
Menariknya, dalam kesempatan tersebut, Piter mengutip pesan moral dari Gubernur NTT bahwa “senyuman petugas adalah obat yang manjur dalam melayani masyarakat.”
Lebih lanjut, ia mengimbau warganya hadir pada kesempatan itu agar cerdas dalam mencari pengobatan. Ia meminta masyarakat untuk selalu memanfaatkan fasilitas dan tenaga kesehatan resmi yang ada di lingkungan—seperti perawat, bidan, maupun dokter—dan tidak lagi bergantung pada penjual obat di luar jalur medis yang dapat membahayakan keselamatan.

Dari Edukasi Mental hingga Pengobatan Gratis
Usai seremoni pembukaan, masyarakat langsung dibekali dengan edukasi melalui penyuluhan kesehatan mental. Sesi ini menjadi penting karena mengajak warga Desa Ole Ate untuk tidak hanya peduli pada keluhan fisik, tetapi juga memahami pentingnya mengelola emosi dan menjaga keseimbangan jiwa di tengah dinamika kehidupan sehari-hari.
Antusiasme warga mencapai puncaknya saat agenda memasuki sesi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Pelayanan komprehensif yang diberikan meliputi pengukuran metrik kesehatan dasar (seperti tekanan darah, berat badan, dan tinggi badan), pemeriksaan laboratorium sederhana, hingga sesi konsultasi langsung dengan dokter. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, masyarakat langsung mendapatkan terapi pengobatan secara cuma-cuma sesuai dengan kondisi klinis masing-masing.

Senyum sumringah dari warga yang mengantre hingga selesai menerima obat menjadi bukti bahwa pelayanan medis yang diberikan tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga menghadirkan rasa aman, nyaman, dan harapan baru.
Semangat pengabdian di momentum HUT PPNI ke-52 ini diharapkan menjadi tonggak penguat kolaborasi antara tenaga kesehatan dan elemen masyarakat. Dengan sinergi yang baik, cita-cita untuk mewujudkan Sumba Tengah yang lebih sehat dan sejahtera bukan lagi sekadar harapan, melainkan kenyataan yang sedang diperjuangkan bersama.
Penulis: Daud Data Mawi, S.Kep., Ns. (Infokom DPD PPNI Kabupaten Sumba Tengah)



