Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Kupang resmi mencanangkan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai bagian dari komitmen memperkuat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Nembrala BBPOM Kupang, Kamis (12/3/2026), tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah, Forkopimda Provinsi NTT dan Kota Kupang, perwakilan perguruan tinggi se-Kota Kupang, hingga organisasi profesi kesehatan seperti Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI).
Kehadiran perwakilan PPNI NTT dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan organisasi profesi terhadap upaya pembangunan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, serta berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Pencanangan Zona Integritas ini juga menjadi momentum penting bagi BBPOM Kupang dalam memperkuat komitmen internal lembaga untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan obat dan makanan serta memastikan pelayanan publik yang profesional dan akuntabel.
Kepala BBPOM Kupang Tegaskan Komitmen Integritas
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Kupang, Drs. Sem Lapik, yang menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan bagian dari langkah strategis dalam mendukung agenda reformasi birokrasi pemerintah.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintah.
Menurutnya, komitmen untuk mewujudkan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani harus diwujudkan melalui perubahan budaya kerja, peningkatan transparansi, serta penguatan sistem pengawasan internal.
“Pencanangan Zona Integritas ini merupakan komitmen kami untuk terus memperkuat integritas organisasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sem Lapik.
Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak hanya menjadi tanggung jawab internal BBPOM Kupang, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh stakeholder.
“Kami berharap dukungan dari seluruh pihak, baik pemerintah daerah, perguruan tinggi, maupun organisasi profesi, agar upaya ini dapat berjalan secara konsisten dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Launching Zona Integritas Bersama Pemerintah Kota Kupang
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan launching Zona Integritas menuju WBBM yang dilakukan secara simbolis oleh Kepala BBPOM Kupang bersama Christian Widodo, selaku Wali Kota Kupang, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi NTT.
Prosesi launching dilakukan sebagai tanda dimulainya komitmen bersama dalam membangun birokrasi yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik.
Momentum tersebut juga menjadi simbol sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai unsur masyarakat dalam mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi atas langkah yang diambil oleh BBPOM Kupang dalam memperkuat reformasi birokrasi.
Ia menilai pembangunan Zona Integritas merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.
“Pembangunan Zona Integritas merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi. Komitmen seperti ini perlu didukung oleh semua pihak agar pelayanan publik dapat berjalan lebih profesional, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Penandatanganan Komitmen Bersama Stakeholder
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh stakeholder yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Penandatanganan ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Forkopimda Provinsi NTT dan Kota Kupang, perwakilan perguruan tinggi se-Kota Kupang, serta organisasi profesi kesehatan seperti Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI).
Penandatanganan komitmen bersama ini menjadi simbol dukungan lintas sektor terhadap upaya BBPOM Kupang dalam mewujudkan birokrasi yang bebas dari korupsi serta mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Melalui komitmen tersebut, seluruh pihak yang terlibat menyatakan kesiapan untuk mendukung upaya peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Pohon Harapan Jadi Simbol Dukungan Bersama
Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta diberikan kesempatan untuk menuliskan harapan dan komitmen mereka terhadap pembangunan Zona Integritas yang kemudian ditempelkan pada “Pohon Harapan” yang telah disiapkan oleh panitia.
Pohon harapan tersebut menjadi simbol partisipasi dan dukungan bersama dari seluruh stakeholder dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan melayani masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan komitmen yang telah dicanangkan tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga diwujudkan dalam praktik kerja sehari-hari di lingkungan BBPOM Kupang.
Dukungan Organisasi Profesi untuk Pelayanan Publik
Kehadiran organisasi profesi kesehatan dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat reformasi birokrasi.
Sebagai organisasi profesi yang menaungi tenaga perawat di Indonesia, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menyatakan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan perlindungan masyarakat.
Kolaborasi antara lembaga pemerintah dan organisasi profesi dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang lebih baik, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dengan pencanangan Zona Integritas menuju WBBM ini, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Kupang diharapkan mampu memperkuat reformasi birokrasi serta meningkatkan kualitas pengawasan obat dan makanan demi melindungi masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Penulis: Marikxen E. Lonakoni, S.Kep.,Ns



