Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di Kabupaten Manggarai diisi dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pemeriksaan kesehatan gratis di Natas Kumba, Kelurahan Satar Tacik, Kecamatan Langke Rembong, Selasa (17/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, S.Pd., bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, Safrianus Haryanto Djehaut, serta jajaran pengurus DPD PPNI Kabupaten Manggarai dan 24 Dewan Pengurus Komisariat (DPK) beserta anggotanya.
Kehadiran Wakil Bupati Manggarai menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peran strategis perawat dalam pembangunan kesehatan, khususnya di tingkat pelayanan dasar dan komunitas.

Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan sehat dan senam bersama, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari sejumlah pihak. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai menyampaikan apresiasi atas dedikasi para perawat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya senang berada di antara orang-orang yang mempunyai ‘surga’. Perawat melayani dengan tulus, dengan senyum yang hangat dan penuh perhatian, bahkan mampu membantu kesembuhan tanpa obat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberadaan perawat sangat menentukan kualitas pelayanan kesehatan. “Tanpa perawat yang profesional, pelayanan kesehatan tidak akan berjalan optimal,” katanya.
Selain itu, Dinas Kesehatan juga mendorong sinergi seluruh perawat dalam mendukung target program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi 70 ribu masyarakat di Kabupaten Manggarai pada tahun ini.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dikelola oleh Dewan Pengurus Komisariat (DPK) PPNI UPTD Puskesmas Kota yang bertindak sebagai panitia penyelenggara.
Ketua Panitia, Cherly Syukur, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata perawat dalam meningkatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat. Ia menyebutkan, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini cukup tinggi.
“Target awal sebanyak 100 peserta terlampaui, hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan layanan kesehatan di tingkat komunitas,” ujarnya.

Ketua DPD PPNI Kabupaten Manggarai, Lidwina Dewiyanti Wea, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan derajat kesehatan melalui deteksi dini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempermudah akses layanan kesehatan, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah desa, puskesmas, dan organisasi profesi lainnya,” ujarnya.
Selain pemeriksaan kesehatan gratis, panitia juga menggelar lomba poster digital sebagai bagian dari edukasi kesehatan.
Seorang perawat peserta kegiatan menyampaikan kebanggaannya terhadap profesi yang dijalani. “Perawat adalah garda terdepan dalam intervensi kesehatan, khususnya di ranah komunitas,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat respons positif dari masyarakat. Seorang warga yang mengikuti pemeriksaan mengaku senang dengan kehadiran para perawat. “Kami merasa diperhatikan dan terbantu dengan kegiatan seperti ini,” katanya.
Adapun tema yang diusung pada HUT ke-52 PPNI tahun ini adalah “Perawat Profesional sebagai Modal Ekonomi Bangsa dan Kesejahteraan Rakyat.” Tema ini menegaskan pentingnya peran perawat sebagai bagian dari pembangunan nasional.
Melalui momentum ini, PPNI diharapkan terus berkembang menjadi organisasi profesi yang semakin kuat, profesional, dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Penulis: Tim Infokom DPD PPNI Manggarai



