
Sebelum pemeriksaan dimulai, petugas kesehatan terlebih dahulu memberikan sosialisasi tentang kegiatan CKG bagi seluruh siswa dan pentingnya imunisasi kepada siswa kelas 1 dan siswi kelas 5. Materi disampaikan dengan cara yang ringan, menarik, dan mudah dipahami, membuat anak-anak mendengarkan dengan penuh perhatian. Antusiasme anak-anak sangat terasa; mereka menyambut dengan gembira dan penuh semangat, siap menerima imunisasi. “imunisasi suaya kami sehat” itu kata mereka Ketika ditanya apa manfaat imunisasi.
Pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan mencakup pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan atas. Selain itu, dilakukan juga pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, telinga, mata, pemeriksaan gula darah, serta skrining kesehatan jiwa. Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi sejak dini kondisi kesehatan anak agar segera mendapat penanganan yang tepat.
Kegiatan BIAS bulan Agustus ini memberikan dua jenis imunisasi penting, yakni imunisasi Campak Rubella (MR) untuk siswa kelas 1, sebagai penguat perlindungan terhadap penyakit menular seperti campak dan rubella dan imunisasi HPV untuk siswi kelas 5, guna melindungi mereka dari risiko kanker serviks di masa depan. Imunisasi ini bukan yang pertama, melainkan lanjutan dari imunisasi dasar saat anak masih bayi dan balita. Ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan agar kekebalan anak tetap terjaga.

Tingkat partisipasi siswa sangat tinggi. Sebanyak 98% murid mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan lancar dan antusias. Hanya sebagian kecil yang belum hadir karena sedang sakit.
Namun, itu bukan hambatan. Puskesmas Oemasi berkomitmen untuk tetap menjangkau mereka. Kunjungan rumah akan dilakukan agar setiap anak tetap mendapatkan imunisasi setelah pulih. Dengan begitu, kekebalan kelompok (herd immunity) tetap bisa terbentuk secara optimal di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Deteksi dini dan upaya pencegahan melalui pemeriksaan serta imunisasi tidak hanya menghemat biaya pengobatan di masa depan, tetapi juga memberikan perlindungan kesehatan yang lebih kuat bagi anak-anak. Kesuksesan program ini bukan semata hasil kerja keras para tenaga kesehatan, tetapi juga berkat dukungan aktif dari pihak sekolah dan keterlibatan masyarakat. Kolaborasi inilah yang menjadi fondasi kuat dalam membangun generasi sehat dan berkualitas.
Dengan tubuh yang sehat dan jiwa yang kuat, anak-anak tengah dipersiapkan menjadi generasi masa depan yang tangguh, siap belajar, tumbuh, dan berkontribusi bagi bangsa. Mereka bukan sekadar penerima layanan, tetapi simbol harapan, bahwa ketika kita bergerak bersama, masa depan yang cerah bukan hanya mungkin, tapi pasti tercipta.
Penulis: Lusia Dalong, S.Kep.Ns (Perawat Puskesmas Oemasi dan Pengurus PPNI Kabupaten Kupang)