Home Berita Wilayah Gubernur NTT Tegaskan Pentingnya Imunisasi: Lawan Hoaks, Wujudkan Generasi Emas!

Gubernur NTT Tegaskan Pentingnya Imunisasi: Lawan Hoaks, Wujudkan Generasi Emas!

0
12
Foto bersama setelah penandatanganan Komitmen Bersama Kepala Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota di NTT tentang Penguatan Program Imunisasi

Kupang, 25 Juli 2025 – Emanuel Melkiades Laka Lena, Gubernur Nusa Tenggara Timur, menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam program imunisasi. Penegasan ini disampaikan dalam kegiatan “Advokasi Penguatan Program Imunisasi Kepada Kepala Daerah Provinsi dan Kabupaten di NTT,” yang diselenggarakan oleh UNICEF, Kementerian Kesehatan RI, PPNI NTT, dan Pemerintah Provinsi NTT di Hotel Sasando, Kupang, pada Jumat (25/07).

Acara penting ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Kepala Kantor UNICEF Perwakilan NTT dan NTB, serta perwakilan kepala daerah dari Kabupaten Kupang, Alor, Sumba Timur, Manggarai Barat, Sumba Barat Daya, dan Kota Kupang. Turut hadir pula Ketua DPW PPNI NTT, pimpinan organisasi profesi kesehatan, institusi pendidikan kesehatan, fasilitas kesehatan, serta tokoh agama, pemuda, dan perempuan.

Kesehatan sebagai Fondasi Utama Pembangunan

Gubernur Melki Laka Lena dengan tegas menyatakan bahwa kesehatan adalah fondasi utama pembangunan daerah. Imunisasi, menurutnya, merupakan intervensi paling berhasil dalam menekan angka kesakitan, kecacatan, dan kematian, khususnya pada anak-anak. “Imunisasi yang diberikan pada individu tidak hanya berdampak bagi dirinya sendiri, tapi bisa memberikan manfaat bagi kekebalan kelompok (herd immunity),” jelasnya.

Ia pun berulang kali menekankan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan dasar paling fundamental, bahkan sebelum pendidikan dan ekonomi. “Kalau orang sehat, dia bisa belajar atau bekerja untuk menghasilkan uang. Tapi, bagaimana kalau sakit?” tanyanya retoris, mengajak hadirin merenungkan urgensi kesehatan.

Gubernur juga mengingatkan bahwa semua vaksin yang direkomendasikan oleh WHO, UNICEF, dan Kementerian Kesehatan RI telah melalui proses penelitian dan pengujian yang sangat panjang untuk memastikan efektivitasnya. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa semua anak di NTT perlu, bahkan wajib hukumnya, untuk mendapatkan imunisasi.

Meskipun menyadari tantangan geografis NTT, Gubernur menolak hal itu menjadi alasan. Ia percaya bahwa dengan kemajuan teknologi informasi saat ini, capaian imunisasi harus tetap optimal. Ia bahkan menyarankan agar program imunisasi diintegrasikan menjadi kegiatan wajib di tingkat desa/kelurahan.

Seruan Melawan Hoaks dan Mewujudkan Generasi Emas

Pesan utama Gubernur Melki Laka Lena adalah ajakan untuk membangun kesadaran kolektif dan memerangi berbagai kabar hoaks seputar imunisasi. “Kita ini harus melawan hoaks tentang vaksin, sebab semua vaksin yang direkomendasikan UNICEF, WHO, dan Kemenkes RI sudah melalui penelitian dan proses pengujian yang panjang,” tegasnya, sekaligus meresmikan kegiatan tersebut.

Ia optimis bahwa jika anak-anak NTT mendapatkan imunisasi dasar lengkap, cita-cita untuk mencapai Generasi Emas 2045 juga dapat terwujud di Nusa Tenggara Timur.

Kepala Kantor UNICEF Perwakilan NTT dan NTB, Yudhistira Yewangoe, ikut membubuh tanda tangan yang disaksikan Gubernur NTT dan tamu-undangan lainnya

Tantangan Imunisasi di NTT dan Dukungan Bersama

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, drg. Iien Adriany, M.Kes., melaporkan bahwa meskipun imunisasi sangat efektif dalam mencegah penyakit dan meminimalkan dampak stunting, cakupan imunisasi di NTT masih rendah. Ia menyoroti adanya kasus anak tanpa imunisasi sama sekali (zero dose) di beberapa kabupaten. Namun, drg. Iien juga mengapresiasi keberhasilan NTT yang tetap aman dari wabah polio dan meraih predikat lima besar terbaik nasional.

Sementara itu, Kepala Kantor UNICEF Perwakilan NTT dan NTB, Yudhistira Yewangoe, menegaskan bahwa anak hebat, yang sehat dan terlindungi dari penyakit melalui imunisasi, adalah kunci menuju Indonesia Emas. Ia mengakui tantangan geografis dan faktor lain yang menghambat capaian imunisasi dasar lengkap (IDL) di NTT. Namun, Yudhistira menegaskan komitmen UNICEF untuk terus mendukung pemerintah dalam memastikan perlindungan kesehatan anak-anak NTT melalui berbagai program inovatif.

Penandatanganan Komitmen Bersama

Kegiatan advokasi ini diakhiri dengan pembacaan dan penandatanganan Komitmen Bersama Kepala Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota di NTT tentang Penguatan Program Imunisasi. Komitmen tersebut mencakup:

  • Mendukung percepatan cakupan imunisasi rutin, kejar, dan pengenalan vaksin baru (HPV, PCV, IPV, dan Rota Virus).
  • Meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam mendukung layanan imunisasi.
  • Mendorong peningkatan cakupan imunisasi dasar lengkap dan menurunkan jumlah anak tanpa imunisasi (zero dose).
  • Menyediakan kebijakan dan anggaran daerah untuk logistik, SDM, sosialisasi, dan pelayanan imunisasi.
  • Membangun kesadaran masyarakat melalui edukasi dan komunikasi risiko.

Komitmen ini ditegaskan sebagai bentuk tanggung jawab kolektif untuk menjaga kesehatan dan masa depan generasi emas anak-anak NTT.

Penulis: Saverinus Suhardin (Infokom DPW PPNI NTT)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here